Rabu, 10 Jun 2026 01:47 WIB

Dua Perguruan Silat Bentrok di Banyuwangi, Satu Pendekar Tewas

Dua perguruan silat terlibat bentrok di Banyuwangi
Dua perguruan silat terlibat bentrok di Banyuwangi

Banyuwangi - Satu pendekar silat tewas dalam bentrok antara dua perguruan di Dusun Sukomukti, Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi.

Dari pantauan jatimnow.com di lokasi, selain menyebabkan korban jiwa, bentrokan itu juga membuat rumah warga dan satu tempat ibadah rusak. Sejumlah botol bersumbu mirip molotov dan sejumlah batu masih berserakan di depan rumah warga.

Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Forkopimda dan Perguruan Silat Jember Gelar Apel Kebangsaan

Bentrokan pecah sekitar pukul 02.45 WIB, Kamis (10/3/2022) setelah ratusan pendekar silat salah satu perguruan meluruk Dusun Sukomukti, Desa Sukorejo. Bentrokan terjadi di dalam dusun hingga sekitar pukul 03.30 WIB setelah massa yang meluruk dusun itu terpukul mundur.

Selain terpukul mundur oleh kelompok perguruan silat satunya, salah satu dari kelompok yang meluruk Dusun Sukomukti, Desa Sukorejo itu terkena sabetan senjata tajam hingga meninggal. Beberapa di antaranya juga mengalami luka.

Suasana pascabentrok dua perguruan silat di BanyuwangiSuasana pascabentrok dua perguruan silat di Banyuwangi

Korban luka dan meninggal awalnya dilarikan ke Puskesmas Kebondalem. Kemudian yang mengalami luka ringan langsung diperbolehkan pulang. Sedangkan korban meninggal dibawa ke RSUD Genteng.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Personel gabungan dari Polresta Banyuwangi dan TNI yang mengamankan lokasi berhasil meredam massa. Kedua perguruan silat itu pun sepakat melaksanakan konsolidasi ke dalam untuk mendinginkan suasana.

Wakapolresta Banyuwangi, AKBP Didik Hariyanto menjelaskan, kedua massa yang terlibat bentrok itu sepakat untuk mendinginkan suasana.

"Kedua pihak selain sepakat untuk konsolidasi ke dalam anggota, juga menyampaikan kepada seluruh warga dengan permasalahan yang ada. Kedua belah pihak juga sepakat menyerahkan terkait proses hukum yang ada," jelas Didik.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Penjagaan terus dilakukan oleh petugas gabungan termasuk dari Sat Brimob Polda Jatim.

"Hari ini kita lakukan penyekatan di berbagi titik yang dianggap rawan, seperti di Desa Bangorejo dan Pesanggaran," tambah dia.

"Untuk antisipasi dari luar daerah, maka kita lakukan penjagaan di perbatasan seperti Jember, Bondowoso, Situbondo dan Bali," tandas Didik.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.