Rabu, 10 Jun 2026 02:25 WIB

Harga Mahal, LPG Nonsubsidi Ditinggalkan Pelanggan

Stok LPG di agen Jalan Kemuning, Desa Candimulyo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang.(Foto: grup WhatsApp)
Stok LPG di agen Jalan Kemuning, Desa Candimulyo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang.(Foto: grup WhatsApp)

Jombang - LPG nonsubsidi harganya melambung. Hal itu tak hanya dikeluhkan konsumen, tapi juga sejumlah agen LPG. Salah satunya Mahmud, agen LPG di Jalan Kemuning, Desa Candimulyo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang.

Mahmud mengatakan, konsumen LPG nonsubsidi menurun drastis sejak terjadi kenaikan harga. Biasanya dalam sehari, ia mampu menjual 30 tabung LPG nonsubsidi ukuran 12 kg. “Kini turun menjadi 15 tabung sehari, karena harga yang sebelumnya Rp165 ribu menjadi Rp185 ribu rupiah per tabung,” ujar Mahmud pada sejumlah jurnalis, Sabtu (5/3/2022) pagi.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Banyak konsumen lebih memilih beralih ke tabung LPG bersubsidi ukuran 3 kg. Tabung gas melon tersebut tidak mengalami kenaikan harga. ” Yang jelas, (tabung LPG )12 kg selisih bayak sama 3 kg. Ada yang beralih ke (tabung LPG) 3 kg,” ucapnya.

Tak hanya itu, setiap ada kenaikan pihak agen selalu disalahkan konsumen. Padahal kenaikan harga LPG tidak ditentukan agen. “Yang disalahkan toko, kok. Naik lagi, naik lagi,” ucap Mahmud.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar 66 Kasus Penyelewengan BBM & LPG, Negara Rugi Rp7,5 Miliar

Sementara itu, Feri (29), warga Jalan Kemuning mengaku sudah tidak lagi menggunakan LPG nonsubsidi 5 kg. Kini, ia beralih ke LPG subsidi 3 kg. "Ya lebih murah dan barangnya mudah di cari. Sementara beralih ke ini dulu," tukasnya.

Hal senadadiungkapkan Kusrotin (49), pengusaha catering rumahan asal Desa Plandi. Menurutnya, harga LPG nonsubsidi sangat mahal. Untuk itu, ia beralih ke tabung melon. "Naik lagi harganya. Sudah mahal, naik lagi malah lebih mahal. Ya terpaksa, sementara waktu pakai LPG 3 kg, mas. Menunggu harga normal," tandasnya.

Baca Juga: Harga Gas LPG Non Subsidi Naik, Permintaan Pasar di Tulungagung Stabil

Perlu diketahui, selain LPG nonsubsidi ukuran 12 kg yang mengalami kenaikan, elpiji nonsubsidi ukuran 5 kg juga naik harganya. Sebelumnya seharga Rp67 ribu, kini menjadi Rp88 ribu. Sedangkan untuk LPG bersubsidi 3 kg tidak ada kenaikan, yakni masih Rp16 ribu per tabung.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.