Rabu, 10 Jun 2026 05:58 WIB

Pilkada Ponorogo 2020

Ini Kata Pengamat dan Akademisi Terkait Program dari Ipong-Bambang

jatimnow.com - Guru Besar Ilmu Politik Universitas Airlangga (Unair), Prof Kacung Marijan dan akademisi Institut Sunan Giri (Insuri) Ponorogo, Suyudi menanggapi program pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni dan Bambang Tri Wahono yang membedah melalui kegiatan NGOPI Virtual.

Kacung mengatakan jika pasangan petahana ini membuat perhitungan secara matang. Dalam artian sistematis dan terukur dalam menetapkan setiap program yang mereka usung.

Baca Juga: Serahkan Diri, Terpidana Kampanye Hitam Pilkada Ponorogo Ditahan di Rutan

"Contohnya program Dasawisma sebesar Rp 1 juta- Rp 3 juta per kelompok per tahun, dan program bantuan operasional RT sebesar Rp 2 juta- Rp 5 juta per tahun, hingga program beasiswa Rp 5 Milar hingga Rp 10 Miliar bagi pelajar/mahasiswa, dan lain-lainnya," katanya, Kamis (3/12/2020) malam.

Program itu, kata dia, sangat realistis untuk diwujudkan di Ponorogo. Apalagi nanti persaingan antar daerah untuk berlomba menyejahterakan masyarakat akan semakin tinggi.

"Nanti jika terpilih berarti ada segudang rencana. Masyarakat Ponorogo juga harus siap untuk ikut gotong royong mewujudkan rencana tersebut," ujar Kacung.

Menurutnya, Bumi Reog mempunyai sumber daya yang besar dan ada desain yang bagus untuk memajukan daerah. Ponorogo disebutnya siap bersaing sekaligus berkolaborasi dengan daerah lain.

Hal yang sama disampaikan akademisi Institut Sunan Giri (Insuri) Ponorogo, Suyudi. Dia menilai, program yang diusung Ipong-Bambang telah melibatkan para akademisi, untuk menguji dan mengawal jalannya program-program yang diusung.

Baca Juga: Machfud Arifin Hadiri Langsung Sidang Sengketa Pilwali Surabaya di MK

Nantinya akademisi akan bisa memberikan sumbangsih besar untuk membantu perencanaan, pengawalan dan meralisasikan program-program yang akan dijalankan dalam pemerintahan.

"Program yang telah dirancang sedemikian rupa harus dipastikan keberlanjutannya," katanya.

Sementara itu juru bicara Tim Kampanye Ipong-Bambang, Ari Hersofiawanudin mengatakan acara 'Ngopi Virtual' tersebut merupakan bentuk komitmen Ipong-Bambang agar program unggulan yang sudah dirancang diketahui oleh masyarakat luas.

Baca Juga: Tim Ipuk-Sugirah Yakin MK akan Tolak Gugatan Yusuf-Riza

"Ini kan Pandemi Covid-19. Dengan memanfaatkan teknologi informasi digital, Ipong-Bambang tidak mengundang massa ke tempat acara sehingga meminimalisir potensi penyebaran Covid-19," terangnya.

Jadi, kata dia, masyarakat tetap bisa melihat secara langsung. Sehingga masyarakat bisa turut berpartisipasi dalam live komentar yang disediakan.

"Ini sebagai bentuk gambaran, yang mana teknologi informasi akan menjadi program unggulan Ipong-Bambang salah satunya dengan program desa digital," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.