Rabu, 10 Jun 2026 02:26 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Cawawali Mujiaman Terima Keluhan Pedagang Pasar Simo

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Selasa, 15 Sep 2020 12:58 WIB
Cawawali Mujiaman Sukirno blusukan ke Pasar Simo Surabaya
Cawawali Mujiaman Sukirno blusukan ke Pasar Simo Surabaya

jatimnow.com - Calon wakil wali (cawawali) Kota Surabaya Mujiaman Sukirno menyapa para pedagang di Pasar Simo, Selasa (15/9/2020).

Cawawali yang berpasangan dengan calon wali (cawali) kota Machfud Arifin ini menerima keluhan dari pedagang pasar yang berada di Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya itu.

Baca Juga: Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Ini Pesan Gubernur Khofifah

Dalam acara blusukan ke Pasar Simo, Mujiaman membagi-bagikan masker ke para pedagang maupun pengunjung. Selain membagi-bagikan masker, mantan Direktur Utama PDAM Surya Sembada Surabaya juga menerima keluhan dari para pedagang.

"Pak jangan lupa pakai masker ya," ujar Mujiaman saat menyapa pedagang.

Kehadiran Mujiaman juga disambut para pembeli terutama kaum emak-emak. Mereka juga ingin berfoto dengan alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Namun foto tersebut tetap menjaga jarak dan memakai masker.

Ketika menyapa para pedagang, Mujiaman diwaduli. Mereka mengeluhkan pembeli di dalam Pasar Simo sepi, karena banyak pembeli yang membeli ke pedagang di pinggir Jalan Simo.

"Niku pedagang ten embong, gara-gara mriku ten peken mriki sepi, sudah hampir 10 tahun. (Itu pedagang di jalan, gara-gara di sana, di pasar ini sepi)," ujar pria pedagang pakaian di dalam Pasar Simo.

Keluhan juga disampaikan oleh Lina, pedagang tahu di Pasar Simo. Sudah puluhan tahun berdagang di Pasar Simo, dan pembelinya hanya pelanggannya.

Cawawali Mujiaman menerima keluhan dari para pedagang Pasar Simo

"Pembeli di luar ramai. Kalau di dalam (pasar) sepi, nggak payu. Kondisi ini sudah puluhan tahun. Pedagang yang di luar tidak mau masuk ke dalam. Kalau di luar, pembeli berhenti langsung beli," ujarnya.

"Harapan saya bagaimana pasar ini ramai, maju, pedagang dimasukkan semua. Supaya pasar ini jadi ramai," jelas Lina.

Baca Juga: Presiden Jokowi Blusukan Lagi di Pasar Tradisional Surabaya, Ngapain?

Dari informasi yang dihimpun, pedagang yang berjualan di pinggir jalan Simo setiap harinya mulai buka pukul 01.30 Wib dini hari hingga pukul 07.00 Wib. Kemudian kembali berjualan mulai pukul 15.00 Wib hingga pukul 21.00 Wib.

Saat blusukan, Mujiaman juga melihat kondisi Pasar Simo yang mengenaskan. Banyak lapak-lapak pedagang yang tidak terurus, karena tidak ada pedagangnya. Banyak pedagang yang berjualan di pinggir Jalan Simo.

Mendapatkan keluhan dari para pedagang, Mujiaman yang memiliki pengalaman membawa PDAM Surya Sembada dari buntung menjadi untung dan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Surabaya melihat persoalan pasar adalah salah satu perhatian utama pasangan Machfud Arifin-Mujiaman.

Mujiaman berharap pasar-pasar dibangun dan ditata yang rapi, tersedia lahan untuk parkir, sehingga pedagang maupun pembeli sama-sama merasakan nyaman.

Bahkan, katanya, dari berbagai kunjungan di beberapa pasar seperti di Pasar Dukuh Pakis, Pasar Banyuurip dan pasar lainnya, perlu ada perubahan untuk mengembangkan pasar dan benar-benar menjadi roda perekonomian masyarakat Surabaya.

Baca Juga: Pengamat Politik Sebut Machfud Arifin-Bayu Airlangga Lawan Berat Eri-Armuji

"Berhari-hari kita mengunjungi pasar, bahwa pasar perlu diprioritaskan. Hampir seluruh pasar kondisinya mati seperti ini. Ternyata di luar bludak. Tapi orang-orang yang punya hak, malah tidak bisa berjualan di dalam," kata Mujiaman.

"Ini kondisi riil, saya bisa katakan semua pasar yang saya kunjungi kondisinya sama seperti ini. Jadi begitu diberi kepercayaan melayani masyarakat, Insya Allah pasar kita utamakan, kita harus bangun. Surabaya jadi pasare rapi, nyambut gawene rakyat itu kebanyakan di pasar. Baik pedagangnya, pembelinya, semuanya makan di sini," tuturnya.

Menurutnya, membangun pasar untuk penghidupan masyarakat sebenarnya bisa dilakukan.

"Nek mbangun akeh carane. Nek nggak gelem mbangun akeh alasane. (kalau membangun itu banyak caranya. Kalau tidak membangun itu banyak alasannya). Pasar harus menjadi tempat perekonomian masyarakat," jelas Mujiaman.

Cawawali Mujiaman Sukirno bagikan masker kepada pengunjung dan pedagang di Pasar Simo Surabaya

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.