Selasa, 09 Jun 2026 22:33 WIB

Pandemi Covid-19

Semua OPD di Banyuwangi Diminta Jadi Dinas Kesehatan dan Satpol PP

  • Penulis :
  • | Selasa, 14 Jul 2020 15:01 WIB
Bupati Anas minta semua OPD di Banyuwangi jadi Dinas Kesehatan dan Satpol PP
Bupati Anas minta semua OPD di Banyuwangi jadi Dinas Kesehatan dan Satpol PP

jatimnow.com - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menegaskan bahwa penanganan Covid-19 adalah hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.

Khusus di lingkungan pemerintah daerah, Bupati Anas menginstruksikan semua dinas untuk menjadi 'Dinas Kesehatan' dan 'Satpol PP' untuk menekan jumlah kasus konfirmasi Covid-19 di Banyuwangi.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Kami sangat berterima kasih atas support para tokoh agama, tokoh masyarakat, kepolisian, TNI, Polri, Kejaksaan, ormas, parpol yang semuanya bergotong royong untuk penanganan Covid-19 di Banyuwangi," ujar Bupati Anas saat rapat dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), Selasa (14/7/2020).

Menurut Bupati Anas, ke depan tantangan Pandemi Covid-19 belum berakhir. Era adaptasi kebiasaan baru atau new normal memerlukan kerja bersama. Untuk lingkup pemerintah daerah, semua dinas harus menjadi 'Dinas Kesehatan' dan 'Satpol PP'.

"Istilahnya bila dulu semua dinas adalah 'Dinas Pariwisata', maka kini di masa pandemi ini, semua OPD harus berubah menjadi 'Dinas Kesehatan' dan 'Satpol PP'. Ingatkan seluruh stakeholder OPD-nya untuk taat pada protokol kesehatan, agar angka Covid-19 bisa ditekan," papar Bupati Anas.

Artinya, sambung Bupati Anas, semua dinas harus berperan dalam penanganan dan pencegahan Covid-19. Sehingga penerapan protokol kesehatan dan evaluasinya tidak hanya tugas Dinas Kesehatan dan Satpol PP saja.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Misalnya Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan bertanggung jawab lebih aktif ke pasar dan pusat pertokoan. Evaluasi protokol kesehatannya dengan melibatkan puskesmas. Dinas Perikanan gencar memantau protokol kesehatan di lingkungan pembudidaya ikan dan nelayan. Dan sebagainya," paparnya.

Dia juga meminta semua OPD untuk terus waspada memasuki era adaptasi kebiasaan baru.

"Kita memang harus produktif agar ekonomi tetap bergerak. Namun kesehatan harus dinomersatukan. Tidak ada gunanya jika ekonomi jalan, tapi banyak warga yang terinfeksi. Ini harus kita cegah," tambah Bupati Anas.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Hingga hari ini, jumlah kasus positif Covid-19 di Banyuwangi tercatat 38 kasus. Dari jumlah itu, 23 pasien sembuh, 13 dalam perawatan dan 2 meninggal. Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Banyuwangi sebesar 60 persen.

"Saya ingatkan tugas belum berakhir. Ancaman Covid-19 masih ada di tengah-tengah kita. Kondisi masih dinamis. Warga perlu kembali di-refresh ingatannya bahwa Covid-19 belum berakhir. Warga perlu diingatkan," tandas Bupati Anas.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.