Selasa, 09 Jun 2026 22:32 WIB

Bupati Anas Libatkan Sekolah Bantu Warga Banyuwangi Terdampak Corona

Bupati Anas koordinasi secara online dengan kepala sekolah
Bupati Anas koordinasi secara online dengan kepala sekolah

jatimnow.com – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas melibatkan kepala sekolah dan para guru berstatus aparatur sipil negara (ASN) untuk bergotong royong membantu warga yang terdampak ekonomi akibat mewabahnya Virus Corona (Covid-19).

Anas telah menggelar koordinasi secara online dengan seluruh kepala sekolah SD, SMP, dan SMA/SMK secara bergelombang.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Saat ini, lebih dari 200 ribu pelajar Banyuwangi belajar di rumah. Ini tentu berdampak pada perputaran ekonomi warga, mulai pengemudi becak, ojek, penjual makan-minum, dan sebagainya yang terkait dengan lingkungan sekitar sekolah. Pendapatan mereka berkurang, padahal sebagian di antara mereka memang bekerja untuk makan hari ini atau besok," ujar Anas dalam siaran pers yang diterima redaksi, Selasa (31/3/2020).

Menurutnya, dalam situasi seperti saat ini maka tingkat kerentanan sangat tinggi, mengingat tidak masuk skema bantuan sosial pemerintah pusat maupun daerah.

"Sehingga mereka butuh semacam jaring pengaman ekonomi agar kebutuhannya tetap terpenuhi," ujar dia.

Bupati Anas melibatkan kepala sekolah dan guru ASN untuk mendata warga terdampak di lingkungan sekolahnya masing-masing.

"Jadi sekolah kami tugasi untuk menghimpun data per sekolah. Siapa yang terdampak di sekitarnya, dan langsung bisa dieksekusi. Saya harapkan jaring pengaman ini dalam bentuk in-natura alias barang, yaitu paket sembako," ujarnya.

Dalam menyalurkan jaring pengaman sosial tersebut, kata Anas, sekolah berkoordinasi dengan camat, kepala desa/lurah setempat untuk mendapatkan data valid.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Juga agar tidak tumpang tindih. Warga yang sudah menerima Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan pangan nontunai, dan jaring pengaman dari pemerintah daerah, tidak perlu diberi lagi," ujarnya.

Program gotong royong ini dilakukan mulai saat ini hingga beberapa bulan ke depan sembari melihat perkembangan.

Total sekolah yang dilibatkan sekitar 500 lembaga. Jika tiap sekolah membantu 20 warga terdampak, maka gotong royong ini menjangkau 10 ribu warga.

"Itu baru dari sekolah. Belum lagi dari lembaga zakat. Belum lagi dari APBD yang dalam 2-3 hari ini kita selesaikan perhitungannya. Juga dari sumber gotong royong lainnya," ujarnya.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Plt Kepala Dinas Pendidikan, Suratno menambahkan pihak sekolah antusias dengan ajakan gotong royong itu.

"Ada yang mengumpulkan beberapa kuintal beras, ratusan kilogram telur, dan sebagainya. Sembari pendataan jalan, itu langsung disalurkan ke warga terdampak," ujarnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.