Selasa, 09 Jun 2026 16:48 WIB

Pemkab Banyuwangi Luncurkan Paket Komplit Adminduk Online

  • Penulis :
  • | Kamis, 03 Mei 2018 16:02 WIB
Bupati Anas ditengah-tengah peluncuran Pelayanan Akta Kematian Desa, Rumah Sakit dan Puskesmas.
Bupati Anas ditengah-tengah peluncuran Pelayanan Akta Kematian Desa, Rumah Sakit dan Puskesmas.

jatimnow.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi meluncurkan program paket komplit yang mengintegrasikan sistem administrasi kependudukan (Adminduk).

Kini, mulai penerbitan akta kematian, Kartu Keluarga (KK) baru, dan KTP baru bagi pasangan warga yang meninggal dapat dilakukan via online dalam satu paket.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

Program Adminduk ini dinamakan Pelayanan Akta Kematian Desa, Rumah Sakit dan Puskesmas.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, sistem teranyar ini menggandeng beberapa instansi antara desa, 45 Puskesmas, 14 Rumah Sakit dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

"Saat ada pasien meninggal dunia di rumah sakit atau Puskesmas, operator akan mengirim data secara online ke Dispenduk untuk dicetak akta kematiannya. Lalu akta akan segera dikirimkan ke RS atau puskesmas. Jadi, dokumen yang dikeluarkan Dispenduk ini paket komplit. Terbit akta kematian, juga akan keluar KK dan KTP baru," kata Anas di Pendopo Sabha Swagata, Kamis (3/5/2018).

Program yang memudahkan masyarakat ini, kata Anas, merupakan komitmen pemerintah daerah dalam pengurusan administrasi.

Melalui paket ini, maka warga tidak perlu lagi mengurus surat keterangan kematian dari desa atau kelurahan jika meninggalnya di fasilitas kesehatan di Banyuwangi.

“Itulah kenapa kita menggandeng penyedia layanan kesehatan, sebab data pasien telah tervalidasi. Karena telah ada pernyataan dari rumah sakit tentang meninggalnya pasien. Sehingga secara otomatis akta kematian bisa segera diterbitkan,” jelas Anas.

Baca Juga: Ketika Riset Menjadi Administrasi, Negara Kehilangan Senjata

Program penerbitan akta kematian online ini juga diterapkan hingga pemerintahan desa melalui program Smart Kampung, sehingga warga dapat mengurus akta kematian secara online dengan datang ke kantor desa atau kelurahan.

“Desa di Banyuwangi sudah bisa melakukan verifikasi data Adminduk secara online, sehingga akta kematian bisa diurus cukup lewat desa,” jelas Anas.

Program penyempurna Adminduk ini merupakan penerapan program yang dicanangkanKementerian Dalam Negeri.

Menurut Anas, Banyuwangi siap mendukung pemerintah pusat dalam menciptakan masyarakat yang tertib administrasi, pemerintahan yang efektif dan efisien dalam memberikan pelayanan.

Baca Juga: Kacamata AI RunSight Karya Mahasiswa UI Tembus 10 Besar Inovasi Global

"Program yang digagas Menteri Dalam Negeri Pak Tjahjo Kumolo kami dukung dengan program-program kependudukan di Banyuwangi," pungkasnya.

 

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.