Rabu, 10 Jun 2026 06:35 WIB

DPRD Gresik Gelar Dialog Atasi Banjir Kali Lamong

Wagub Jatim Emil Dardak saat jadi keynot speaker dialog bertajuk "Tuntaskan Kali Lamong dan Normalisasi Total" yang digelar DPRD Gresik
Wagub Jatim Emil Dardak saat jadi keynot speaker dialog bertajuk "Tuntaskan Kali Lamong dan Normalisasi Total" yang digelar DPRD Gresik

jatimnow.com - Banjir Kali Lamong seakan telah menjadi rutinitas tahunan bagi Kabupaten Gresik. Wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme hingga Menganti.

Meluapnya Kali Lamong biasa dipicu tingginya curah hujan di daerah hulu. Akibat banjir Kali Lamong, sebagaian besar area persawahan dan tambak di wilayah tersebut rusak. Tak hanya itu, jalan poros desa, jalan raya, instansi pemerintah, sekolah dan juga perumahan warga juga terendam dengan ketinggian air bervariasi.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Atas permasalahan tersebut, DPRD Kabupaten Gresik menggelar dialog bertajuk "Tuntaskan Kali Lamong dan Normalisasi Total" yang digelar di Hotel Pesonna Gresik, Kamis (5/12/2019).

Hadir Wakil Gubernur (Wagub) Jatim Emil Elestianto Dardak sebagai keynot speaker dan sejumlah narasumber seperti Anggota Komisi V DPR RI H. Syafiuddin, Ketua DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik Dr. Asep Heri, Kabid Perencanaan dan Program BBWS Dwi Agus Kuncoro, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Gresik Fransiskus Arkadeus Ruwe dan Kepala DPUTR Gresik Gunawan Setijadi.

Ketua DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wagub Jatim Emil Elestianto DardakKetua DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak

"Permasalahan banjir Kali Lamong bukan sekedar permasalahan teknis. Tapi kita juga harus menyentuh hati masyarakat karena pola curah hujan memang sangat full dan intensif dalam waktu singkat. Tapi daya rusaknya makin besar," tutur Wagub Emil.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Emil menambahkan, solusi yang bisa meminimalisir dampak kepada kegiatan masyarakat, haru segera dicari. Artinya, kawasan pabrik dan pemukiman, harus direndahkan banjirnya. Namun, harus ada kawasan yang masih bisa menampung debit air.

"Opsinya kita siapkan desain Q5 untuk banjir lima tahunan yang ditahan dengan kesediaan tanggulnya. Tapi yang Q10 kita gunakan water retention atau area retensi yang menjadi solusi banjir jangka panjang," papar suami artis Arumi Bachsin ini.

Karena itu, Emil berharap agar masyarakat turut mendukung kesediaan lahan sebesar 149 hektar agar pemerintah dapat merealisasikan penanganan banjir Kali Lamong.

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

Sementara itu, Ketua DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani berkomitmen untuk bisa menuntaskan permasalahan banjir Kali Lamong tersebut.

"Kegiatan ini harus ditindaklanjuti secara kongret hingga permasalahan banjir Kali Lamong tidak berlarut-larut," tegasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.