Rabu, 10 Jun 2026 00:57 WIB

Asal Limbah yang Lukai Anak di Mojokerto Terungkap

Polisi saat mendatangi lokasi pembuangan limbah di Mojokerto yang lukai seorang anak
Polisi saat mendatangi lokasi pembuangan limbah di Mojokerto yang lukai seorang anak

jatimnow.com - Setelah melakukan penyelidikan dan mengambil sampel limbah diduga bahan berbahaya dan beracun (B3), polisi akhirnya menemukan asal limbah yang dibuang di areal persawahan Dusun Kedung Bulus, Desa Watesprojo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto tersebut.

Pembuangan limbah itu diusut polisi lantaran membuat kaki Nizam Dwi Pramana (8), warga dusun setempat mengalami luka bakar.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

"Abu itu limbah Pabrik Gula (PG) Gempolkrep, bukan limbah B3," kata Kapolsek Kemlagi, Eddie Purwo Santoso, Sabtu (20/7/2019).

Menurut Eddie, limbah abu itu dibeli oleh Abdul Hadi, seorang Kelompok Tani (Poktan) Dusun Kedungbulus pada Oktober tahun 2017 dari Tarbin, Kelompok Tani dan pegawai PG Gempolkerep dengan harga Rp 600 ribu setiap truknya.

Baca juga:  

Eddie menambahkan, abu tersebut digunakan Abdul Hadi sebagai campuran bahan pertanian untuk pembibitan benih padi dan sudah dipakainya sebanyak empat kali pembibitan.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Abu itu dipakai untuk pembibitan padi. Setelah diaduk lalu dimasukkan ke boks, kemudian dibuat penyemaian padi," jelasnya.

Meski sudah diketahui siapa yang mendatangkan limbah tersebut, tapi kasus itu masih terus didalami Polsek Kemlagi untuk mencari penyebab korban mengalami luka bakar di bagian tangan dan kakinya.

Polsek Kemlagi juga berkoordinasi dengan perangkat desa untuk biaya pengobatan korban di RSUD RA Basoeni, Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Kami sudah koordinasi dengan perangkat Desa Watesprojo. Desa akan memberikan santunan dan akan mengganti biaya pengobatan korban," tutur Eddie.

Korban masih dirawat di Ruang Lavender, RSUD Basoeni, setelah di operasi untuk membersihkan otot yang mati karena luka bakar mencapai grade 3.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.