Selasa, 09 Jun 2026 20:37 WIB

99 Hari Kerja, Gubernur Khofifah Gratiskan SMA/SMKN

Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak
Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak

jatimnow.com - Salah satu program Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada 99 hari kerja pertama adalah penggratisan sumbangan pembangunan pendidikan (SPP) bagi SMA dan SMKN, mulai Juli 2019.

Kebijakan Gubernur Khofifah ini tentu menenangkan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini yang selama ini ingin mengambil alih pengelolaan SMA/SMKN karena berbayar.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Optimistis Produktivitas Gula Jatim Terus Meningkat

"Sudah, tahun ajaran baru sudah gratis. Sudah jelas itu SMA/SMK Negeri tidak ada SPP," tegas Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak usai membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jatim dan Seminar Nasional Media Siber bertema 'Good Journalism Vs Hoax di Era Post-truth' di Surabaya, Rabu (18/5/2019).

Emil menambahkan, dalam penggratisan SPP itu, akan ada pertemuan dengan komite sekolah apabila terdapat biaya sukarela dari para wali murid untuk membahas bila ada keinginan berpartisipasi menambah biaya kegiatan dasar sekolah.

"Asalkan bisa disepakati komite sekolah itu, tidak ada larangan. Terlepas dari adanya program tistas (gratis berkualitas) ini," ujar Emil.

Baca Juga: Jenis dan Bobot Sapi Kurban Orang Nomor 1 di Jatim

Sementara itu, di sekolah swasta juga diberikan bantuan, sesuai surat edaran gubernur tentang besaran SPP wilayah. Namun jika SPP di sekolah swasta tersebut tinggi maka hanya mengurangi biaya SPP saja.

"Jika sebaliknya, SPP di sekolah tersebut lebih rendah maka kita akan membahas pemanfaatan dana yang diterima untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah tersebut," tambah mantan Bupati Trenggalek ini.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

Gubernur Khofifah, kata Emil, tidak ingin melihat adanya kesenjangan dari satu sekolah ke sekolah lainnya dalam hal talenta, karena dikhawatirkan nantinya akan jomplang.

"Kita sadar bahwa menggabungkan beberapa best talent memberikan motivasi tertentu. Ini jalan tengah ya, saya lihat apa, bukan hanya di Jatim, di berbagai provinsi sudah mulai mengadaptasi imbauan atau aturan dengan konteks lokal. Sekarang memang penerapannya tidak 100 persen plek seperti itu tapi sudah sangat meluas di masyarakat," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.