Dua Mahasiswa IAIN Tulungagung Tewas Tersambar Kereta Api


Proses evakuasi jenazah korban tertabrak kereta api

jatimnow.com - Dua Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, tewas setelah tersambar kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, Senin (30/7/2018).

Kedua korban diketahui bernama Ahmad Topik (18), warga Desa Jabon Tegal Kecamatan Pungging Mojokerto dan Muhammad Idni Azis (19) warga Deso Glatik Kecamatan Ngoro Kabupaten Kombang.

Baca juga: MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Kanit Laka Lantas Polres Tulungagung Ipda Dion Fitrianto mengatakan kecelakaan tersebut terjadi di perlintasan tanpa palang pintu, Desa Plosokandang Kecamatan Kedungwaru.

Korban saat itu melintas mengendarai sepeda motor Mega Pro  dengan plat nomor S 670 PO, dari arah selatan menuju Utara. Pada saat bersamaan melintas pula kereta api rapih Dhoho jurusan Blitar - Surabaya dari arah barat .

"Korban meninggal dunia setelah terpental hingga sejauh 30 meter," terangnya.

Baca juga: Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Sementara menurut keterangan salah seorang saksi mata , warga sudah memperingatkan  kedua korban tersebut saat hendak melintas. Mereka sempat meneriaki kedua korban untuk berhenti.

"Warga sekitar yang berada di sekitar lokasi sudah berteriak namun korban tetap nekat melintas," ujar Slamet, salah seorang saksi mata.

Baca juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

korban kemudian dibawa ke RS Dr Iskak Tulungagung, sementara kendaraan motor rusak dan diserahkan ke Unit Laka Lantas Polres Tulungagung.

Reporter: Wanda R Putri
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru